Cara Cek Aplikasi Pinjol Yang Bisa Intip Nomor HP Teman

Jika tidak berhati – hati, layanan pinjaman online atau pinjol yang menawarkan pinjaman cepat bisa membuat peminjam dana gagal bayar dan terlilit hutan dengan bunga tinggi.

Beberapa layanan pinjol, khususnya pinjol ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Diketahui bisa menagih utang dengan cara mengintimidasi dan tidak sesuai etika. Bahkan ada beberapa pemain mesin slot online terpercaya yang terjerat oleh pinjol karena tidak sabaran saat bermain game slot terbaru.

Bahkan teman di peminjam ikut menjadi korban karena diteror oleh penyedia pinjol tersebut. Ini bisa terjadi jika aplikasi pinjol diberikan izin untuk mengakses daftar kontak di ponsel.

Untuk mencegah ketidaknyamanan seperti itu, ada baiknya cermati dulu izin alias permission yang diminta oleh aplikasi pinjol sebelum memutuskan untuk mengunduhnya ke ponsel. Kalian bisa melakukannya dengan mudah di toko aplikasi Android Google Play Store.

Aplikasi pinjol resmi seharusnya tidak meminta izin mengakses kontak di ponsel. Karenanya, kalian bisa mengecek permission yang diminta agar tidak terjebak mengunduh aplikasi pinjol ilegal.

  • Buka aplikasi Google Play Store di ponsel
  • Ketik nama aplikasi pinjol yang ingin di-install
  • Klik “About this app” > “App permission” > “See more”
  • Bila ada “Contacts” di bagian “App permission”, ini artinya aplikasi pinjol tersebut bisa untuk mengakses nomor telepon teman pengguna yang tersimpan di ponsel.

Jika pengguna memberikan izin aplikasi pinjol untuk mengakses daftar kontak, maka tak menutup kemungkinan penyedia pinjol akan memanfaatkan kontak tersebut untuk menghubungi dan meneror teman pengguna. Maka dari itu anda harus hati-hati, apalagi jika anda memiliki data akun di salah satu agen slot online terbaik. Bisa saja akun tersebut dibawa kabur oleh aplikasi pinjol dan mereka akan menggunakannya untuk bermain game mesin slot atas nama dirimu.

Dalam sebuah utas di Twitter, Pendiri Drone Emprit and Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi membenarkan bahwa aplikasi pinjol ilegal memang bisa mengakses data pengguna yang lebih parah, ketimbang pinjol resmi.

Ismail mencontohkan, data yang diambil aplikasi pinjol ilegal bisa termasuk contact history, contact card, storage (foto, video), daftar panggilan telepon, serta camera, microphone, dan location.

Sementara untuk aplikasi pinjol resmis, menurut Ismail, OJK telah mensyaratkan aplikasi pinjol legal hanya boleh mengakses “Camilan” alias camera, microphone, dan location saja di ponsel pengguna.

Kendati demikian, Ismail mengatakan bahwa ada juga aplikasi pinjol legal yang mengambil data pengguna lebih dari apa yang disyaratkan oleh OJK.

Untuk itu, pengguna sebaiknya mengecek terlebih dahulu apakah aplikasi pinjol yang akan diunduh sudah terdaftar di OJK atau belum, kemudian mengecek permintaan izin aplikasi dari aplikasi pinjol tersebut.